//
you're reading...
Telaah

Fatwa Syaikh Shalih al-Fauzan Tentang Jihad Suriah

ZTZ99ZTZ99AZTZ99A2WZ123 Main Battle Tank (11)

Ada seorang bertanya kepada Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah, “Semoga Allah mencurahkan kebaikan-Nya kepada anda, apakah yang mampu diperbuat olehnya dalam rangka membantu saudara-saudaranya di Suriah dan di Syam? Apakah wajib untuk berjihad di masa seperti ini ataukah tidak?”

Beliau menjawab, “Jihad -maksudnya jihad menyerang, bukan membela diri, pent- menjadi wajib jika diserukan oleh waliyul amr/pemerintah. Apabila pemerintah kaum muslimin menyerukan dan menyiapkan bala tentara dalam rangka jihad ketika itulah wajib atas orang yang memiliki kemampuan dan diperintahkan imam/pemerintah untuk berangkat.

Sebagaimana disebutkan, “Jika kalian diperintahkan untuk berangkat [jihad] berangkatlah!”. Allah juga berfirman (yang artinya), “Mengapakah kalian ini tatkala dikatakan kepada kalian; berangkatlah kalian untuk berperang  di jalan Allah lantas kalian justru merasa berat seolah tidak bisa mengangkat kaki dari tanah.”

Jihad harus berada di bawah bendera pemerintah muslim. Adapun tindakan yang bersifat perorangan -demikian pula kelompok selain negara, pent- dimana masing-masing mengambil pedang dan senjata, maka yang semacam ini tidak akan menghasilkan apa-apa. Sebab hal itu hanya akan menumpahkan darah, tidak membuahkan persatuan kalimat, dan tidak membuahkan apa-apa. Hal ini adalah sesuatu yang telah terbukti dan nyata.

Kewajiban kita adalah mendoakan saudara-saudara kita kaum muslimin [di sana]; mendoakan kemenangan bagi mereka. Kita doakan semoga Allah berikan taufik kepada mereka. Hendaknya kita juga mendoakan kekalahan atas orang-orang yang bertindak zalim kepada mereka….” (sumber fatwa: http://www.al-afak.com, rekaman berjudul ‘Maa Nastathi’uhu li Ikhwanina fi Suuriya’)

Keterangan Tambahan

Fatwa serupa juga disampaikan oleh Syaikh Abdul Muhsin al-‘Abbad hafizhahullah. Beliau ditanya, “Apakah hukum jihad di Suriah? Bolehkah saya berangkat jihad ke sana?” Beliau menjawab, “Suriah ini, pada hakikatnya mereka [rakyat Suriah, pent] sangat membutuhkan doa. Semestinya seorang insan bersemangat mendoakan kebaikan untuk mereka. Adapun masalah sebagian orang yang ingin berangkat ke sana; maka sesungguhnya hal ini bukanlah masalah… [kurang jelas suaranya] sehingga orang bebas bertindak sendiri-sendiri. Dikhawatirkan keberangkatannya menambah kacau keadaan. Seperti halnya kelompok tertentu yang berangkat ke Iraq sehingga justru menimbulkan keburukan dan kerusakan.” (sumber: http://www.al-afak.com, rekaman berjudul ‘Hukmu al-Jihad fi Suuriya’)

Dalam kesempatan lainnya, Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah pernah ditanya, “Bolehkah saya menyalurkan zakat saya untuk warga Suriah?” Maka beliau menjawab, “Zakat dibagikan kepada orang-orang fakir dan miskin, baik dari warga Suriah maupun yang lainnya. Apabila bisa dipastikan bahwa ia akan sampai pada kaum fakir dan miskin -di sana- maka mereka adalah orang-orang yang layak menerimanya. Na’am.” (sumber: al-afak.com, rekaman berjudul ‘Daf’u az-Zakah li as-Suuriyiin’)

Info Donasi: http://muslim.or.id/dari-redaksi/donasi-peduli-suriah.html

Discussion

One thought on “Fatwa Syaikh Shalih al-Fauzan Tentang Jihad Suriah

  1. kiranya Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah memberi fatwa kepada raja saudi untuk mengeluarkan perintah jihada ngkat senjata ke suriyah

    Posted by Syamsul Bahri | August 4, 2013, 4:08 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: