//
you're reading...
Nasehat

Majelis Nasehat: Malapetaka Akhir Zaman

82960

Imam Bukhari rahimahullah menuturkan:

‘Umar bin Hafsh menuturkan kepada kami. Dia berkata: Ayahku menuturkan kepada kami. Dia berkata: al-A’masy menuturkan kepada kami. Dia berkata: Syaqiq menuturkan kepada kami. Dia berkata: Suatu saat Abdullah -bin Mas’ud- dan Abu Musa duduk-duduk bersama. Mereka berdua pun berbincang-bincang. Abu Musa pun berkata:

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya menjelang hari kiamat nanti akan ada hari-hari dimana ilmu itu diangkat, kebodohan turun/merebak dimana-mana, dan banyak terjadi al-harj.” Yang dimaksud al-harj adalah pembunuhan.

[lihat Shahih al-Bukhari bersama Fath al-Bari tahqiq Syaibatul Hamd Juz 13 hal. 16]

Imam Bukhari rahimahullah juga menuturkan:

Abdullah bin Yusuf menuturkan kepada kami. Dia berkata: Malik menuturkan kepada kami, dari Nafi’, dari Abdullah bin Umar.

Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang mengangkat senjata untuk memerangi kami -umat Islam- maka dia bukan termasuk golongan kami.”

[lihat Shahih al-Bukhari bersama Fath al-Bari tahqiq Syaibatul Hamd Juz 13 hal. 26]

al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah menerangkan:

Makna hadits ini adalah mengangkat senjata dalam rangka memerangi kaum muslimin tanpa hak. Karena hal itu akan menyebabkan munculnya ketakutan dan menimbulkan rasa cemas pada diri mereka…

Ancaman yang disebutkan ini tidak meliputi penegak kebenaran yang memerangi bughat/pemberontak. Oleh sebab itu ancaman hadits ini ditafsirkan/diarahkan kepada pemberontak atau orang-orang yang menyulut peperangan secara zalim.

[lihat Fath al-Bari tahqiq Syaibatul Hamd Juz 13 hal. 27]

Imam Bukhari rahimahullah menuturkan:

Umar bin Hafsh menuturkan kepada kami. Dia berkata: Ayahku menuturkan kepada kami. Dia berkata: al-A’masy menuturkan kepada kami. Dia berkata: Syaqiq menuturkan kepada kami. Dia berkata: Abdullah -bin Mas’ud- berkata:

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Mencaci-maki orang muslim adalah kefasikan, sedangkan memeranginya adalah kekufuran.”

[lihat Shahih al-Bukhari bersama Fath al-Bari tahqiq Syaibatul Hamd Juz 13 hal. 29]

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: