//
you're reading...
Telaah

Keutamaan al-Fatihah Di Dalam Sholat

ws_good_morning_sun_1280x1024

Imam Bukhari rahimahullah menuturkan:

‘Ali bin Abdullah menuturkan kepada kami. Dia berkata: Sufyan menuturkan kepada kami. Dia berkata: az-Zuhri menuturkan kepada kami dari Mahmud bin ar-Rabi’, dari ‘Ubadah bin ash-Shamit radhiyallahu’anhu.

Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak [sah] sholat orang yang tidak membaca Fatihatul Kitab [surat al-Fatihah].”

[lihat Shahih al-Bukhari bersama Fath al-Bari tahqiq Syaibatul Hamdi, Juz 2 hal. 276]

Syaikh Abdullah al-Bassam rahimahullah mengatakan:

Hadits ini menunjukkan wajibnya membaca surat al-Fatihah dalam sholat, dan bahwasanya ia adalah salah satu rukun; sehingga sholat tidak sah tanpanya. Dan menurut pendapat yang benar ia wajib dibaca dalam setiap raka’at, berdasarkan hadits orang yang keliru sholatnya dimana Nabi bersabda, “Kemudian lakukanlah itu dalam semua sholatmu.” (HR. Bukhari [724] dan Muslim [397]).

[lihat Taudhih al-Ahkam [1/664]]

Imam al-Baghawi rahimahullah berkata:

Mayoritas ulama dari kalangan Sahabat maupun sesudah mereka berpendapat bahwasanya tidak sah sholat tanpa membaca Fatihatul Kitab (surat al-Fatihah) apabila orang itu bisa membacanya. Diantara mereka adalah ‘Umar, ‘Ali, Jabir, ‘Imran bin Hushain, dan para Sahabat yang lain. Inilah yang dianut oleh Ibnul Mubarak, asy-Syafi’i, Ahmad, dan Ishaq.

[lihat Syarh as-Sunnah [3/46] cet. al-Maktab al-Islami]

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: