//
you're reading...
Kultum Ramadhan

Seri Kultum Ramadhan, Bagian 4

al quran

Alhamdulillah. Ash-sholatu was salamu ‘ala rasulillah. Amma ba’du.

Segala puji bagi Allah atas limpahan taufik-Nya kepada kita. Kaum muslimin yang dirahmati Allah, bulan Ramadhan mengingatkan kita akan bekal yang paling berharga yang semestinya dibawa dan disiapkan oleh setiap manusia, yaitu takwa.

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan berbekallah kalian, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.” (QS. Al-Baqarah: 197)

Seorang ulama terdahulu, Thalq bin Habib rahimahullah menjelaskan, “Takwa adalah kamu melakukan ketaatan kepada Allah di atas cahaya/iman dari Allah, dan kamu mengharapkan pahala dari Allah. Dan kamu meninggalkan kemaksiatan kepada Allah di atas cahaya/iman dari Allah dengan kamu senantiasa merasa takut akan hukuman Allah.”

Kaum muslimin yang dirahmati Allah, ketakwaan kepada Allah inilah yang akan membuat seorang menjadi mulia di sisi-Nya, bukan karena faktor pangkat, jabatan, kekayaan, atau keelokan rupa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada rupa-rupa kalian dan harta-harta kalian. Akan tetapi Allah memandang kepada hati dan amalan kalian.” (HR. Muslim)

Oleh sebab itu Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian adalah orang yang paling bertakwa.” (QS. Al-Hujurat)

Ketakwaan kepada Allah inilah yang menjadi hikmah dan pelajaran berharga dari ibadah puasa yang kita jalani bersama. Bagaimana seorang hamba tetap bertakwa kepada-Nya di kala sendiri, sebagaimana dia bertakwa kepada Allah ketika berada di hadapan manusia. Ketakwaan kepada Allah yang tercermin di dalam keyakinan hati, tawakal, dan keikhlasan. Ketakwaan kepada Allah yang tercermin di dalam ucapan lisan dan perkataan yang bersih dari berbagai penyakit dan kotoran lisan. Ketakwaan kepada Allah yang tercermin dalam tingkah laku, akhlak, dan perbuatan anggota badan.

Ketakwaan kepada Allah, inilah sebab utama keselamatan, sebab utama untuk lepas dari kesulitan-kesulitan. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah maka Allah akan berikan kepadanya jalan keluar dan Allah berikan kepadanya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (QS. Ath-Thalaq)

Salah seorang salaf/pendahulu yang salih berpesan kepada putranya, “Barangsiapa bertakwa kepada Allah pasti Allah akan menjaganya.”

Kaum muslimin dan muslimat yang dirahmati Allah, bulan Ramadhan semestinya kita lalui dengan mengerjakan ibadah dan ketaatan, bukan dengan kelalaian, kemalasan, atau kesia-siaan. Marilah kita gunakan kesempatan emas ini untuk membaca al-Qur’an dan merenungkan keindahan isinya, bergembira dengan berita gembira yang ada di dalamnya dan menitikkan air mata karena ancaman dan berita siksa yang ada di dalamnya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

Jadikanlah al-Qur’an sebagai cahayamu, dan janganlah engkau tinggalkan ia. Wahai saudaraku, betapa tersiksanya seorang hamba yang jauh dari petunjuk Rabbnya!

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: